Seorang ibu bernama Tayah Ettienne, penyanyi berusia 33 tahun, membagikan momen kebersamaannya dengan putrinya, Aaliyana, saat menghadiri sebuah festival musik di London. Dalam video yang diunggah ke TikTok, Ettienne terlihat menari sambil menggendong dan menyusui bayinya yang berusia 16 bulan. Video tersebut langsung viral dan ditonton lebih dari 700 ribu kali.
Kritik dan Dukungan Bermunculan
Tak disangka, unggahan tersebut memicu perdebatan sengit. Banyak warganet yang menganggap tindakan Ettienne tidak pantas, dengan alasan festival musik bukanlah tempat yang cocok untuk menyusui. “Tidak pantas ya,” tulis seorang pengguna. “Hentikan waktu, itu salah,” timpal yang lain.
Namun, tak sedikit pula yang membela Ettienne. Mereka menilai bahwa menyusui adalah hak setiap ibu dan tidak seharusnya menjadi bahan perdebatan. “Semangat, Bu,” tulis seorang netizen. “Selalu ada yang bilang ‘jangan kehilangan jati diri dalam menjadi ibu’ sampai kamu benar-benar menjalani hidupmu. Jangan dengarkan komentar-komentar ini, Nak, kamu melakukan hal yang luar biasa,” tambah yang lain.
Menyusui di Ruang Publik: Antara Hak dan Stigma
Secara medis, menyusui adalah kebutuhan dasar bayi yang tidak terikat tempat dan waktu. WHO bahkan merekomendasikan pemberian ASI hingga usia 2 tahun atau lebih. Namun, di masyarakat masih ada perbedaan pandangan mengenai kepantasan menyusui di ruang publik. Di Indonesia sendiri, menyusui di tempat umum tidak dilarang dan semakin didukung dengan adanya ruang laktasi di fasilitas publik.
Meski begitu, stigma sosial masih membayangi para ibu. Banyak yang merasa tidak nyaman atau takut mendapat penilaian negatif saat harus menyusui di luar rumah. Padahal, kenyamanan ibu dan bayi adalah yang utama. Dukungan dari lingkungan sekitar sangat berperan agar proses menyusui bisa berjalan tanpa rasa cemas.
Pelajaran dari Kasus Viral Ini
Fenomena ini kembali mengingatkan kita bahwa menyusui bukan hanya urusan pribadi ibu, melainkan juga bagian dari dukungan sosial terhadap tumbuh kembang anak. Alih-alih menghakimi, sebaiknya kita saling mendukung dan menciptakan lingkungan yang ramah bagi ibu menyusui. Karena pada akhirnya, setiap ibu berhak menikmati momen berharganya bersama buah hati, di mana pun ia berada.