Perjalanan mengejar mimpi memang tidak selalu mudah, tapi bagi Mela Pujayanti, tekad dan inspirasi bisa membawa langkah lebih jauh. Remaja asal Bandung ini kini menjadi salah satu kontestan yang sukses melaju ke babak Final Audition Dangdut Academy 8. Sejak kecil, Mela sudah memendam keinginan kuat untuk menjadi penyanyi profesional.
Terinspirasi Lesti Kejora
Kekaguman Mela pada Lesti Kejora bukan sekadar fans biasa. Perjalanan karier Lesti dari ajang pencarian bakat hingga menjadi diva dangdut membuat Mela semakin yakin dengan pilihannya. "Motivasi aku karena dari awal aku udah pengen jadi penyanyi. Ditambah ada Teh Lesti yang aku ngefans banget, jadi semakin semangat," ujarnya penuh antusias.
Dua Inspirasi yang Berbeda
Selain Lesti, Mela juga mengidolakan Melly Lee. Ia mengagumi karakter vokal keduanya yang unik. "Teh Melly sama Teh Lesti beda. Lesti punya karakter sendiri, Melly juga. Tapi aku lebih suka cengkok Melly yang keriting banget," jelas Mela. Perpaduan inspirasi ini membentuk gayanya sendiri dalam bernyanyi.
Awal Mula Kecintaan pada Musik
Kecintaan Mela pada dunia tarik suara dimulai sejak kelas 5 SD. Awalnya, ia tidak langsung terjun ke dangdut, melainkan menyanyikan lagu gambus dan Pop Sunda. "Aku suka nyanyi dari kelas 5 SD. Dulu nyanyi gambus sholawat sama Pop Sunda," kenangnya.
Persiapan Matang dan Dukungan Penuh
Kini, setelah berhasil masuk 53 besar Final Audition, Mela mempersiapkan diri semaksimal mungkin. Dukungan dari keluarga dan lingkungan menjadi bahan bakar semangatnya. "Keluarga di rumah senang dan support banget. Lingkungan juga mendukung," tutupnya dengan senyum.
Kisah Mela mengingatkan kita bahwa mimpi bisa dimulai dari langkah kecil dan inspirasi dari orang-orang hebat. Siapa tahu, suatu hari nanti ia akan menjadi inspirasi bagi gadis-gadis lain di luar sana.