Kabar bahagia datang dari keluarga kecil Gilang Dirga dan Adiezty Fersa. Sang istri, Adiezty, resmi menyandang gelar Sarjana Ilmu Komunikasi setelah melalui proses yang tidak mudah. Perjuangannya selama 18 tahun sejak pertama kali memulai kuliah pada 2008 hingga akhirnya lulus di tahun 2026 menjadi bukti bahwa tekad dan dukungan keluarga bisa mengantarkan mimpi menjadi nyata.

Dukungan Penuh dari Gilang Dirga

Rasa bangga Gilang terhadap pencapaian istrinya begitu terasa dalam unggahan media sosialnya. Ia menuliskan betapa kagumnya pada Adiezty yang mampu menjalani peran ganda: sebagai ibu, istri, pekerja, dan mahasiswa. Gilang bahkan menyebut perjuangan istrinya yang harus berpindah-pindah lokasi kampus dan bangun pagi demi menyelesaikan tugas.

“Alhamdulillah, selamat ya sayang. Perjuanganmu setelah 18 tahun akhirnya membuahkan hasil. Kamu hebat bisa menjalani semua ini,” tulis Gilang. Ia juga mengaku terinspirasi untuk melanjutkan pendidikan S1 setelah melihat konsistensi sang istri. “Makasih sudah menginspirasiku untuk lanjut S1. Aku dan Gin bangga padamu,” tambahnya.

Balasan Manis Adiezty

Menanggapi unggahan suaminya, Adiezty membalas dengan penuh kehangatan. Ia berterima kasih atas dukungan moril dan materiil yang diberikan Gilang selama masa kuliahnya. “Terima kasih sayangku untuk support, kehadiran, bunga, sweet card, dan dana kuliahnya,” tulisnya sambil bercanda. Balasan ini menunjukkan betapa eratnya kebersamaan mereka dalam menghadapi setiap tantangan.

Perjalanan Panjang yang Penuh Perjuangan

Adiezty memulai kuliah pada 2008, namun pada 2010 ia memilih untuk berhenti sementara demi mengejar karier. Impian untuk menyelesaikan studi tetap ia simpan hingga akhirnya pada 2024, saat putra mereka Gin berusia dua tahun, ia memutuskan untuk kembali ke bangku kuliah. Dorongan dari sang ibu menjadi motivasi kuat baginya untuk mengambil S1 Ilmu Komunikasi.

Pada 2026, Adiezty menjalani sidang skripsi yang langsung diuji oleh Rektor dan Dekan. Ia bersyukur sidang berjalan lancar meski ada revisi kecil. “Alhamdulillah, akhirnya aku berhasil melewati sidang skripsi. Terima kasih untuk semua yang mendukung,” ujarnya.

Kisah Adiezty menjadi inspirasi bagi banyak wanita bahwa tidak ada kata terlambat untuk mengejar pendidikan. Dukungan keluarga, terutama suami, menjadi kunci utama dalam meraih mimpi di tengah kesibukan rumah tangga dan karier.

Reporter: Sania Putri