Lewat unggahan Instagram pribadinya, Acha memperlihatkan momen kebersamaan dengan putri tercinta, Bridgia Kalina Kharisma atau Brie, di sebuah pantai. Namun di balik foto-foto indah itu, tersimpan perjuangan emosional yang dalam.
Waktu Bersama Anak Itu Berharga
Dalam keterangannya, Acha mengungkapkan bahwa menjalani co-parenting di dua negara mengajarkannya arti waktu yang sangat berharga. "Cinta tidak mengenal jarak," tulisnya, menegaskan bahwa meskipun fisik terpisah, ikatan batin dengan anak tidak pernah pudar.
Keputusan Pengasuhan yang Memilukan
Acha mengakui bahwa keputusan pengaturan pengasuhan terakhir sangat berat untuk diterima. "Tidak bisa memeluk putri saya membuat hati saya hancur," curhatnya. Ia merasa kehilangan saat harus berpisah dengan Brie, namun ia bertekad untuk tetap kuat.
Berjanji Akan Kembali Bersama
Meski hati terasa remuk, Acha berjanji akan terus berjuang menciptakan kehidupan yang aman dan stabil untuk dirinya dan Brie. "Ibu berjuang setiap hari untuk kita. Semua yang saya lakukan adalah untukmu, dan saya berjanji kita akan bersama lagi," tulisnya penuh haru.
Ia pun menyemangati dirinya sendiri bahwa waktu akan menjawab segalanya. "Kita akan selalu lebih kuat bersama," tegasnya.
Babak Baru Dimulai
Acha menutup unggahannya dengan ucapan terima kasih kepada Lorna dan Lydia yang telah mendukungnya. "Babak baru dimulai!" serunya, menandai awal baru dalam hidupnya sebagai ibu tunggal yang tetap menjalankan peran orang tua dengan penuh cinta.
Kisah Acha menjadi pengingat bahwa menjadi orang tua tidak berakhir meskipun pernikahan usai. Tanggung jawab dan cinta untuk anak tetap abadi, meski harus dijalani dengan penuh pengorbanan.