Jet Li, bintang film laga internasional yang namanya melegenda, belakangan ini menjadi sorotan setelah sebuah wawancara eksklusifnya viral di media sosial. Dalam perbincangan yang tayang di kanal YouTube pribadinya pada 25 Juni lalu, aktor berusia 63 tahun ini akhirnya buka suara mengenai tuduhan bahwa ia lebih memprioritaskan kedua putrinya dari pernikahan kedua.

Klarifikasi soal Anak Sulung

Jet Li menegaskan bahwa anak-anaknya dari pernikahan pertama dengan mantan atlet seni bela diri Huang Qiuyan—Si dan Taimi yang kini sudah berusia akhir 30-an—telah mendapatkan jaminan finansial yang sangat baik. Bahkan, ia mengungkapkan bahwa istri keduanya, Nina Li Chi, telah menyiapkan dana khusus untuk kedua putri sulung tersebut.

“Dana itu cukup untuk menopang hidup mereka hingga usia 100 tahun. Bahkan jika mereka tidak bekerja, mereka tetap punya uang. Kalau mereka bekerja, itu hanya untuk mengurus diri sendiri dan ibu mereka,” ujar Jet Li dalam wawancara yang juga dihadiri putri bungsunya, Jada.

Menurut Jet Li, rencana ini sudah disusun sejak lama. Sebelum memiliki anak sendiri, Nina Li Chi berjanji akan memperlakukan kedua putri tirinya dengan baik. “Dia berkata, ‘Aku akan membiayai sekolah mereka. Aku akan mengurus semuanya. Kamu tidak perlu khawatir’,” kenang Jet Li.

Alasan di Balik Tuduhan Pilih Kasih

Isu pilih kasih ini memang sudah lama beredar di media sosial Tiongkok. Jet Li mengakui bahwa ia dan keluarga memang memilih untuk tidak menanggapi rumor tersebut. Namun, kedua putri sulungnya yang tinggal di Tiongkok akhirnya meminta agar isu ini diluruskan karena merasa tuduhan itu tidak adil bagi sang ayah.

Jet Li menegaskan bahwa hubungan keempat putrinya tetap harmonis. Jada, putri bungsunya, bahkan membenarkan bahwa Si dan Taimi selalu memberikan perhatian kepadanya saat ada kesempatan. Mereka rutin berkumpul setidaknya setahun sekali, baik di Singapura maupun Amerika Serikat.

Meski demikian, Jet Li mengakui bahwa dirinya memang lebih terlibat dalam membesarkan dua putri dari pernikahan keduanya, Jane (26) dan Jada (23). Ia menjelaskan bahwa pada masa Si dan Taimi kecil, ia lebih fokus mengejar karier dan mencari nafkah melalui film-film yang dibintanginya. Baru setelah Krisis Finansial Asia pada 1997, ia mulai memiliki waktu untuk merenung dan memutuskan menjadi ayah yang lebih hadir.

Pelajaran Berharga dari Sang Aktor

Salah satu momen paling mengharukan dalam wawancara itu adalah ketika Jet Li mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada Jada. Putri bungsunya itu sempat berjuang melawan depresi sejak usia tujuh tahun, dan hal ini mengubah cara pandang Jet Li sebagai seorang ayah.

“Kamulah yang mengubah hidupku sehingga aku menjadi seorang ayah yang sesungguhnya. Sebelum itu, aku hanya setengah menjadi seorang ayah,” kata Jet Li dengan penuh haru.

Ia juga menambahkan bahwa dirinya dulu berpikir memberikan uang dan pendidikan yang baik sudah cukup. Namun, ia sadar bahwa komunikasi dan kehadiran secara emosional jauh lebih penting. “Memberikan uang saja ternyata tidak cukup,” pungkasnya.