Setiap langkah Anisa Syakila di panggung D'Academy 8 mengandung makna yang dalam. Bukan cuma soal popularitas, tapi tentang janji pada diri sendiri dan kedua orang tua. Kontestan asal OKI ini datang dengan satu misi utama: membahagiakan keluarga yang selalu mendukungnya.
Mimpi yang lahir dari rasa cinta
Bagi Anisa, D'Academy bukan sekadar kompetisi dangdut. Ini adalah batu loncatan untuk mewujudkan cita-citanya menjadi penyanyi profesional. Lebih dari itu, dia ingin membalas semua doa dan dukungan yang selama ini diberikan orang tuanya. “Pertama itu mau membahagiakan kedua orang tua, sama mau mengabulkan keinginan orang tua juga, sama aku ingin jadi artis,” ujarnya dengan mata berbinar.
Bersyukur di setiap langkah
Keberhasilan melaju ke babak Final Audition sudah menjadi pencapaian yang patut disyukuri. Anisa sadar perjalanan masih panjang, tapi dia tidak mau menyia-nyiakan kesempatan ini. “Emang itu mau membuktikan bahwa aku tuh bisa, Insya Allah. Sekarang Alhamdulillah walaupun masih di tahap ini, tapi aku sangat bersyukur,” katanya penuh semangat. Persaingan di panggung ini memang ketat, namun Anisa justru merasa tertantang untuk terus memberikan yang terbaik.
Terima kasih untuk Indosiar
Anisa juga menyampaikan rasa terima kasih yang tulus kepada Indosiar yang telah memberinya panggung. “Alhamdulillah aku bisa terpilih, Alhamdulillah banget bersyukur banget. Terima kasih juga buat Indosiar udah nerima aku ya di tahap ini,” ucapnya. Ke depannya, Anisa bertekad untuk terus belajar dan memperbaiki diri agar penampilannya semakin maksimal.
Perjuangan Anisa mengingatkan kita bahwa di balik setiap mimpi besar, selalu ada cinta dan doa dari orang-orang terkasih. Semoga langkahnya semakin mantap di panggung D'Academy 8.