Pasangan selebriti Shireen Sungkar dan Teuku Wisnu tengah fokus mendampingi tumbuh kembang putri bungsu mereka, Cut Shafiyyah Mecca Al Fatih. Buah hati yang akrab disapa Shafiyyah ini didiagnosis mengalami Autism Spectrum Disorder (ASD). Sejak mengetahui kondisi tersebut, Shireen dan Teuku Wisnu berkomitmen memberikan penanganan terbaik demi perkembangan sang buah hati.

Terapi Intensif Lima Kali Seminggu

Shireen mengungkapkan bahwa Shafiyyah menjalani terapi secara rutin dan intensif. Dalam sepekan, terapi dilakukan hingga lima kali. Jadwal ketat ini dijalani konsisten sebagai upaya mendukung perkembangan optimal Shafiyyah.

“Ya terapi aja, seminggu lima kali terapinya. Dijalani aja, Allah tahu yang terbaik,” ujar Shireen saat ditemui di kawasan Senopati, Jakarta Selatan, beberapa waktu lalu.

Ibu tiga anak ini bersyukur melihat perkembangan Shafiyyah yang semakin positif. Ia pun mengajak publik untuk ikut mendoakan agar terapi yang dijalani membawa manfaat besar.

“Insya Allah perkembangannya banyak banget, aku bersyukur sama Allah juga banyak banget perkembangannya makin bagus. Mohon doanya aja mudah-mudahan bermanfaat,” tambahnya.

Menu Makanan Khusus untuk Shafiyyah

Tak hanya terapi, Shireen juga harus menyesuaikan pola makan Shafiyyah. Sang putri dikenal sebagai anak yang picky eater, berbeda dengan kakak-kakaknya, Adam dan Hawa.

“Adam sama Hawa itu kalau Shafiyyah kan emang picky eater banget. Kalau Adam sama Hawa itu lebih kayak nyerahin ke aku sih. Paling kadang-kadang request, 'Mami aku mau ini, aku mau ikan ya',” cerita Shireen.

“Tapi kalau bumbunya aku mau dipilihin apa terserah Maminya. Shafiyyah yang picky eater, makannya beda sendiri dia. Jadi dia nggak bisa lunch box kayak kakak-kakaknya, karena kan dia picky eater banget, bumbunya harus yang kering, beda-beda sedikit,” sambungnya.

Kondisi ini membuat Shireen harus menyiapkan menu khusus untuk Shafiyyah. Namun, ia tak mengeluh karena semua dilakukan demi kebaikan putrinya.

Kasih Sayang Tanpa Batas Seorang Ibu

Shireen menegaskan bahwa setiap ibu pasti ingin memberikan yang terbaik untuk anaknya. Ia pun berusaha semaksimal mungkin memenuhi kebutuhan Shafiyyah, baik dari segi terapi maupun asupan makanan.

“Mencoba untuk kasih yang terbaik aja, karena setiap Ibu pasti tahu yang terbaik buat anaknya. Dan semuanya nggak bisa dikomparasi, pasti semuanya yang terbaik buat anaknya,” pungkas Shireen.

Perjuangan Shireen dan Teuku Wisnu dalam mendampingi Shafiyyah menjadi inspirasi banyak orang. Mereka membuktikan bahwa cinta dan kesabaran adalah kunci utama dalam menghadapi setiap tantangan tumbuh kembang anak.