Pasangan artis Fanny Ghassani dan Erwan Agustian Priyambudi sudah menikah selama sembilan tahun. Selama itu, mereka terus berjuang untuk mendapatkan momongan. Kini, perjuangan mereka memasuki babak baru yang penuh harapan.
Keputusan Besar di Tahun Kesepuluh
Dalam sebuah acara televisi, Fanny menceritakan perjalanannya. Sejak tahun pertama pernikahan, mereka sudah tahu ada kendala medis yang menghalangi kehamilan alami. Namun, menjalani program bayi tabung bukanlah keputusan yang mudah. Butuh kesiapan mental yang matang.
"Sebenarnya dari tahun pertama, kita sudah tahu permasalahannya di mana, dan solusinya seperti apa. Tapi kan untuk mencoba bayi tabung butuh kesiapan mental ya," ujar Fanny.
Kesiapan itu akhirnya tiba di tahun 2025. Menariknya, inisiatif justru datang dari sang suami. "Suami alhamdulillah, karena ini awal mulanya dia yang inisiatif, kayak 'aku sudah siap'. Akhirnya, karena sudah 10 tahun, (siap)," ungkap Fanny.
Tahap Akhir yang Dinanti
Saat ini, Fanny sudah melewati proses pengambilan sel telur dan sperma. Ia tengah menunggu waktu yang tepat untuk transfer embrio ke dalam rahimnya. "Alhamdulillah prosesnya sudah selesai. Jadi memang tinggal embrio transfer atau dimasukin ke rahim," jelasnya.
Proses transfer embrio tidak bisa dilakukan sembarangan. Rahim harus dipersiapkan terlebih dahulu dengan obat-obatan tertentu. Efek sampingnya, berat badan Fanny pun naik. "Sebenarnya embrio transfer itu juga enggak bisa langsung transfer. Jadi tuh memang rahim kita dipersiapkan, tetap harus ke dokter, terus ada segala macam obat-obatan. Makanya berat badan juga agak naik."
Fanny dan suami juga sudah menentukan jenis kelamin calon anak pertama mereka. Namun, ia enggan membicarakannya lebih jauh. "Aku enggak mau cerita banyak karena takut pamali," katanya.
Mengenal Program Bayi Tabung
Program bayi tabung atau IVF adalah teknologi reproduksi berbantuan di mana sel telur dan sperma dibuahi di luar tubuh. Proses ini kompleks dan memakan waktu sekitar empat hingga enam minggu, mulai dari konsumsi obat kesuburan hingga tes kehamilan.
Banyak pasangan memilih IVF karena berbagai alasan, seperti infertilitas, kondisi kesehatan tertentu, atau usia yang sudah lanjut. Setelah transfer embrio, biasanya diperlukan waktu sembilan hingga 14 hari untuk melakukan tes kehamilan melalui darah.
Kisah Fanny Ghassani menjadi inspirasi bagi banyak pasangan yang sedang berjuang mendapatkan keturunan. Semoga proses transfer embrio berjalan lancar dan segera hadir buah hati yang dinanti.