Kabar mengejutkan datang dari artis senior Diana Pungky. Pada 1 Juli 2026, ia resmi melaporkan mantan asisten pribadinya, Yulia, ke Polda Metro Jaya. Laporan tersebut terkait dugaan penggelapan, pencucian uang, dan pemalsuan surat. Padahal, keduanya telah bekerja sama selama lebih dari tiga dekade.

Proses Klarifikasi di Kepolisian

Pihak Yulia, melalui kuasa hukumnya Maxi Karepu, menghadiri undangan klarifikasi di Polda Metro Jaya pada 29 Juli 2026. Ini adalah langkah awal untuk memahami pokok perkara yang dituduhkan. “Kami baru hari pertama, jadi belum tahu detail tuduhan. Yang jelas, klien kami kaget karena tiba-tiba dilaporkan,” ujar Maxi.

Jejak Panjang Hubungan Kerja

Yulia bukanlah asisten sembarangan. Ia sudah menjadi bagian dari keluarga Diana Pungky sejak 1993. Awalnya, Yulia bekerja untuk ayah Diana, dan kepercayaan itu berlanjut hingga ia menjadi asisten pribadi Diana pada 1998. “Hubungan ini sudah seperti saudara. Klien kami sangat dipercaya oleh almarhum ayah Diana,” tambah Maxi.

Selama 33 tahun, Yulia setia mendampingi keluarga Diana. Namun, tiba-tiba hubungan baik itu retak. “Kami sangat kecewa. Kerabat sendiri yang melaporkan,” sesal Maxi. Ia pun mempertanyakan motif di balik laporan tersebut.

Dampak Emosional dan Profesional

Kasus ini tentu meninggalkan luka mendalam bagi kedua belah pihak. Bagi Diana, mungkin ada rasa dikhianati setelah sekian lama percaya. Sementara Yulia harus menghadapi tuduhan serius yang bisa menghancurkan karier dan reputasinya. Publik pun bertanya-tanya, apa yang sebenarnya terjadi di balik pintu rumah artis tersebut?

Proses hukum masih berjalan. Kita tunggu saja perkembangan selanjutnya. Yang pasti, kisah ini menjadi pengingat bahwa kepercayaan punya batas, dan hubungan panjang sekalipun bisa berakhir di meja hijau.