Buah naga kuning (Selenicereus megalanthus) memang sedang naik daun di kalangan pecinta tanaman buah. Kulitnya yang kuning cerah dan dagingnya yang putih manis dengan biji hitam kecil bikin siapa pun tergoda. Rasanya yang manis dan segar sering disamakan dengan campuran anggur dan leci, lho. Selain itu, buah ini juga kaya vitamin C, antioksidan, dan serat, jadi menanamnya di rumah pasti menguntungkan.

Tanaman ini sebenarnya masih satu keluarga dengan kaktus, jadi perawatannya nggak terlalu ribet. Namun, karena tumbuhnya merambat, kita perlu memberikan penopang yang kuat. Pertumbuhannya memang agak lebih lambat dibanding buah naga merah, tapi hasilnya sepadan. Berikut ini langkah-langkah yang bisa Mama ikuti untuk menanam buah naga kuning yang subur dan cepat berbuah.

1. Pilih Lokasi yang Tepat

Buah naga kuning doyan banget sama sinar matahari. Usahakan tanam di tempat yang terkena sinar matahari penuh minimal delapan jam sehari. Selain itu, pastikan drainasenya bagus supaya air nggak menggenang dan bikin akar busuk. Tanah yang ideal punya pH antara 5,5 sampai 7,0 dan gembur. Lokasi yang cerah dan nggak terlalu lembap bakal bikin batang dan bunga tumbuh optimal.

2. Pilih Bibit Unggul

Bibit berkualitas itu kunci utama. Pilih bibit dari tanaman induk yang sehat, bebas hama, dan sudah beberapa kali berbuah. Bibit dari induk yang produktif biasanya lebih kuat dan buahnya lebih bagus. Pastikan batangnya tua, kokoh, dan nggak cacat. Dengan bibit unggul, tanaman bakal lebih cepat tumbuh dan kebal penyakit.

3. Siapkan Stek Batang

Kalau mau stek, potong batang sepanjang 20–30 cm dengan pisau yang bersih dan tajam. Bagian atas dipotong rata, sedangkan bagian bawah dibuat miring biar gampang keluar akar. Setelah dipotong, jemur stek selama beberapa hari sampai luka potongannya kering. Ini penting biar nggak gampang busuk. Bisa juga dicelupkan ke hormon perangsang akar supaya akarnya cepat tumbuh.

4. Semai Bibit Dulu

Stek yang sudah kering bisa ditanam dulu di polybag berisi media gembur dan lembap. Letakkan di tempat yang terang tapi nggak kehujanan. Jaga kelembapan media, tapi jangan sampai becek. Bibit siap dipindah ke lahan kalau akarnya sudah kuat, tunasnya tumbuh baik, dan tingginya sekitar 40–50 cm.

5. Siapkan Lahan dan Lubang Tanam

Bersihkan lahan dari gulma dan sisa tanaman lain. Buat lubang tanam ukuran 40–60 cm dengan jarak antar lubang sekitar 2 x 2,5 meter. Jarak yang lebar penting untuk sirkulasi udara dan cahaya. Persiapan lahan yang baik bikin akar gampang berkembang dan tanaman tumbuh maksimal.

6. Campur Media Tanam

Campur tanah galian dengan pasir, kompos atau pupuk kandang matang, dolomit, dan sedikit NPK. Campuran ini bikin media lebih gembur, subur, dan aerasinya bagus. Pasir membantu drainase, kompos menambah nutrisi, dolomit menstabilkan pH. Media yang kaya nutrisi mendukung pertumbuhan akar dan batang dari awal.

7. Pasang Tiang Penopang

Karena buah naga kuning itu kaktus merambat, dia butuh tiang penopang yang kuat. Gunakan tiang beton atau kayu setinggi sekitar dua meter, tanam dengan kokoh. Di bagian atas bisa dipasang lingkaran besi atau penyangga lain biar batangnya nggak jatuh. Penopang yang baik bikin tanaman tegak, gampang dirawat, dan produktif.

8. Tanam Bibit dengan Benar

Lepaskan polybag pelan-pelan biar akar nggak rusak. Masukkan bibit ke lubang tanam, timbun dengan media yang sudah disiapkan, tekan pelan biar berdiri kokoh. Setelah itu, ikat batang ke tiang penopang dengan tali yang nggak terlalu kencang. Ini membantu bibit cepat adaptasi dan nggak roboh kena angin.

9. Siram Secara Rutin

Penyiraman disesuaikan sama cuaca dan kelembapan tanah. Saat kemarau, tanaman muda perlu disiram lebih sering biar media tetap lembap, tapi jangan sampai becek. Saat mulai berbunga dan berbuah, kurangi penyiraman biar buahnya bagus. Ingat, buah naga kuning sensitif sama genangan air, jadi jangan berlebihan.

10. Pupuk dan Rawat Tanaman

Di fase vegetatif, gunakan pupuk yang banyak nitrogen biar batang dan tunas cepat tumbuh. Saat mau berbunga, ganti dengan pupuk yang banyak fosfor dan kalium biar bunga dan buah berkembang optimal. Jangan lupa bersihkan gulma, pangkas cabang yang nggak produktif, dan pantau hama penyakit secara rutin.

FAQ Seputar Buah Naga Kuning

Bisa ditanam di dataran rendah? Bisa, asalkan sinar matahari cukup, drainase bagus, dan nggak tergenang. Tapi, pertumbuhannya lebih optimal di daerah sejuk.

Kapan mulai berbuah? Tanaman dari stek biasanya berbuah 1–2 tahun. Kalau pakai teknik sambung ke batang bawah buah naga merah, bisa lebih cepat, sekitar 9 bulan.

Kenapa lebih manis dari buah naga merah? Karena kandungan sukrosa dan fruktosanya lebih tinggi, jadi rasanya lebih manis dan aromanya lebih harum.

Apa kesalahan umum? Menanam di lahan yang becek atau terlalu lembap sering bikin akar busuk. Jadi, pastikan drainase selalu baik.