Menjadi tersangka dalam kasus dugaan penipuan investasi adalah pengalaman yang tidak pernah dibayangkan oleh Ruben Onsu. Namun, pria yang akrab disapa Rubens ini justru mengambil hikmah besar dari kejadian tersebut. Ia mengaku akan mengubah total cara pandangnya dalam berbisnis dan mengambil keputusan, terutama yang berkaitan dengan investasi dan pengelolaan aset.

Dalam pernyataannya di kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Ruben mengungkapkan bahwa dirinya menyadari banyak faktor eksternal yang sulit diprediksi dalam dunia usaha. Salah satunya adalah kecepatan penjualan aset yang tidak selalu sesuai rencana. Hal ini menjadi catatan penting baginya untuk lebih terukur dalam setiap proses bisnis ke depan.

Komitmen untuk Lebih Selektif

Ruben menegaskan bahwa pengalaman ini adalah masukan berharga yang membuatnya semakin dewasa. Ia berjanji akan lebih selektif dan waspada dalam menjalin kerja sama investasi dengan pihak mana pun. Ketika ditanya tentang langkah ke depan, jawabannya singkat namun tegas: "Pasti. Pasti." Ia tidak ingin mengulangi kesalahan yang sama dan akan memastikan setiap keputusan diambil dengan pertimbangan matang.

Dukungan Sahabat dan Semangat Baru

Di tengah proses penyelesaian masalah, Ruben merasa sangat terbantu oleh dukungan sahabatnya, Jhon LBF, yang memberinya arahan untuk memperbaiki diri. Ruben tidak ingin menyia-nyiakan kesempatan kedua yang dimilikinya. Ia ingin menyelesaikan segala sesuatunya dengan baik tanpa melawan, tapi justru dengan memperbaiki diri.

Setelah beban hukum yang menjeratnya berakhir, Ruben siap kembali beraktivitas di dunia hiburan. Ia menargetkan untuk lebih fokus pada produktivitas dan tanggung jawab terhadap keluarga. "Ya saya ingin semuanya selesainya dengan baik," tutupnya dengan penuh harap.

Kisah Ruben Onsu ini menjadi pengingat bagi kita semua, bahwa dalam berinvestasi atau menjalankan bisnis, kewaspadaan dan kehati-hatian adalah kunci utama. Jangan mudah tergiur dengan iming-iming keuntungan besar tanpa melakukan riset mendalam. Semoga pengalaman Ruben bisa menjadi pelajaran berharga bagi para pebisnis lainnya.