Publik sempat ramai memperbincangkan keterkaitan Awkarin dengan kasus dugaan penipuan travel umrah Hanania Group. Banyak yang mengira ia baru saja bekerja sama dengan perusahaan tersebut saat kasus ini mencuat. Namun, melalui kuasa hukumnya, Artahsasta Prasetyo Santoso, Awkarin meluruskan anggapan tersebut.

Dalam keterangannya di Polda Metro Jaya pada Senin (29/6/2026), Awkarin menjelaskan bahwa kerja sama dengan Hanania Group sebenarnya sudah berlangsung sejak tahun 2022. Ia menegaskan bahwa bentuk kerja samanya adalah barter promosi, di mana ia mendapatkan fasilitas umrah sebagai imbalan untuk mengunggah konten promosi di Instagram.

“Sekitar dua tahun yang lalu kami bekerja sama. Mungkin itu harus diperjelas lagi ya, karena banyak dari media atau teman-teman di social media yang mengira kami baru bekerja sama. Itu nggak,” ujar Awkarin.

Ia juga menambahkan bahwa kerja sama tersebut sudah lama berakhir, jauh sebelum kasus dugaan penipuan ini ramai dibicarakan. Awkarin berharap klarifikasi ini bisa menghentikan spekulasi yang tidak benar di masyarakat.

Kasus Hanania Group sendiri masih dalam proses penyelidikan polisi. Awkarin pun memastikan akan kooperatif jika diperlukan keterangan lebih lanjut.

Reporter: Hestia Ramadhani