Kenali Tanda Tubuh Kurang Gizi yang Sering Diabaikan

Penulis: Anisa Wahyuni
Minggu, 30 Agustus 2026 | 03:03:00 WIB

Banyak dari kita mungkin berpikir sudah makan cukup, tetapi tubuh tetap terasa lelah dan mudah tersinggung. Padahal, tubuh yang kekurangan asupan makanan bisa memberikan sinyal-sinyal halus yang sering terlewat. Yuk, kenali tanda-tanda tersebut sebelum terlambat!

Kelelahan yang Tak Kunjung Hilang

Salah satu tanda paling umum dari kurang makan adalah kelelahan yang berkepanjangan. Tubuh membutuhkan kalori untuk menghasilkan energi. Ketika asupan kalori berkurang, kadar gula darah menurun, menyebabkan tubuh lemas dan sulit berkonsentrasi. Kekurangan zat besi dan vitamin B juga bisa membuat energi menurun drastis.

Rambut Rontok Berlebihan

Jika kamu menemukan banyak rambut rontok di sisir atau lantai kamar mandi, ini bisa jadi pertanda tubuh kekurangan nutrisi. Tubuh akan memprioritaskan organ vital seperti jantung dan otak, sehingga rambut, kulit, dan kuku menjadi korban. Kekurangan protein, mineral, dan vitamin esensial dapat menyebabkan rambut rontok dan perubahan struktur rambut.

Gampang Sakit dan Masalah Kulit

Sistem imun yang lemah membuatmu lebih rentan terhadap penyakit. Kekurangan energi dan nutrisi juga bisa memicu masalah kulit, seperti kulit kering atau mudah robek. Penelitian menunjukkan bahwa malnutrisi berkaitan erat dengan kerusakan kulit.

Gangguan Hormon dan Menstruasi

Pada perempuan, siklus menstruasi yang tidak teratur atau berhenti bisa menjadi tanda kekurangan asupan kalori. Amenorea, atau tidak menstruasi selama tiga bulan atau lebih, sering terjadi akibat kurang makan. Hal ini disebabkan gangguan sinyal hormon dari otak yang memengaruhi hormon reproduksi.

Perubahan Suasana Hati dan Sulit Fokus

Kurang gizi kronis juga berdampak pada kesehatan mental. Perubahan hormon stres akibat lapar berkepanjangan bisa membuatmu mudah tersinggung, stres, dan sulit berpikir jernih (brain fog).

Sinyal Fisik Lainnya

Rasa lapar tidak selalu datang dari perut. Pikiran yang terus tertuju pada makanan, pusing mendadak, atau gangguan pencernaan seperti mual dan refluks juga bisa menjadi sinyal. Jika kamu sering merasa bersalah setelah makan atau terobsesi dengan berat badan, mungkin ada hubungan yang tidak sehat dengan makanan.

Langkah Mengatasi

Mengatasi kebiasaan kurang makan memang tidak mudah. Jika kamu mengalami beberapa tanda di atas, penting untuk berkonsultasi dengan dokter atau ahli gizi. Mereka bisa membantu menyusun pola makan yang sehat dan memulihkan kondisi tubuhmu. Jangan ragu untuk mencari bantuan profesional demi kesehatan jangka panjangmu.

Reporter: Anisa Wahyuni